Tips Perawatan Sweater Rajut

Live what you love then love what you wear..

Sweater, jenis baju yang identik dengan bahan rajut ini memang sedang booming di kalangan pecinta fashion.
Dengan bahan yang elastis alis melar, menjadikan sweater banyak dijadikan incaran pemburu fashion. FYI guys, sweater bulu domba merupakan pakaian pertama yang dirajut di benua Eropa. Baju berbahan rajut ini awalnya digunakan oleh para nelayan untuk melindungi tubuh dari dingin, hujan, dan percikan air dari laut. Digunakan oleh para nelayan, teknik merajut dipercaya berasal dari para nelayan dengan pola yang berbeda-beda di tiap daerah.
Para sejarahwan percaya, nelayan memiliki teknik merajut tersendiri dalam pembuatan sweater orisinal khas masing-masing.

Sementara teknik merajut diperkenalkan di Eropa pertama kali oleh Arab di abad 5. Sayangnya hal itu kurang berkembang hingga kemudian popularitasnya makin dikenal pada abad 15.

Tahun ini sweater rajut masih menjadi trend fashion yang paling banyak diminati oleh fashionista di Indonesia. Selain sebagai penghangat ketika musim hujan, sweater rajut juga dapat mempercantik penampilan ke kantor atau sekedar jalan-jalan ke mall dengan teman-teman.
Untuk menjaga sweater agar terlihat seperti baru, ada beberapa tips yang perlu diketahui.

1. Kejelian
Pada saat membeli swaeter, pastikan Anda memeriksa benang hasil rajutannya masih utuh, rapi dan tidak longgar. Terutama pada sweater berbahan wol dan khasmir.

2. Sebelum Mencuci
Hal pertama yang dilakukan sebelum mencuci adalah memeriksa label perawatan. Ini akan memberitahu Anda apakah sweater tersebut aman untuk dicuci dengan menggunakan mesin cuci atau hanya cukup dengan mencuci dengan tangan, atau dry cleaning. Jika bisa dicuci dengan menggunakan mesin cuci, maka ada baiknya melewatkan siklus putaran yang cepat. Karena gerakan kasar pada mesin cuci dapat merenggangkan rajutan dan merusak bentuk pakaian.

3. Pada Saat Mencuci
Sertakan pelembut pakaian pada saat mencuci agar kelembutan pada sweater tetap terjaga. Pelembut juga dapat membantu menjaga serat rajutan tidak pudar. Dan jangan lupa untuk memisahkan sweater dari pakaian-pakaian lain pada saat mencuci agar seratnya tidak rusak.

4. Pengeringan
Jika label perawatan mengatakan pakaian Anda aman untuk dikeringkan dalam mesin cuci, ada baiknya untuk melewati langkah ini. Sabaliknya, sweater cukup dikeringkan pada udara yang kering dengan menggunakan handuk, agar menghindari penyusutan pada kain. Jangan menggantung sweater pada jemuran karena akan dapat merenggangkan rajutan, terutama pada saat serat basah dan mengandung air.

Pastikan juga Anda tidak menggantung pakaian rajut dalam lemari karena dapat meregangkan serat yang ada.