Asal Mula Sweater dan Hooodie

 womens-fisherman-turtleneck-sweater

Sweater adalah pakaian serbaguna yang dapat dikenakan di atas hampir semua pakaian.  Sweater selain dipakai sebagai penghangat,  sekarang juga dipakai sebagai pemanis  penampilan. Banyak Designer Lokal maupun Internasional yang menggunakan memadukan  sweater untk mempercantik design mereka. Pada  dasarnya sweater, adalah penghangat. Sweater  yang dipakai pertama kali adalah sweater bulu  domba yang dirajut di benua Eropa. Mereka  memakai sweater untuk melindungi nelayan dari  angin, hujan dan percikan air laut. Merajut  diperkenalkan untuk Eropa oleh bangsa Arab  pada abad 5 tapi hal itu tidak berkembang  popularitasnya sampai abad 15. Sedangkan pola  rajut pertama kali diturunkan dari metode  membuat jaring ikan dan nelayan dari daerah  yang berbeda dalam pembuatan masing-masing  pola merajutnya. Sweater pada awalnya adalah  pakaian rajut untuk menutupi badan hingga  lengan. Sweater juga memiliki beberapa jenis  yang biasa kita sebut cardigan atau pullover.  Cardigan memiliki bagian pembuka pada bagian  depannya, sedangkan jika pullover tidak ada pembukanaya. Ada juga sweater yang tidak  memiliki lengan yang biasa disebut dengan  rompi atau vest sweater.

e099a0ceec81444fe463d523cdfcd134

            Sweater atau yang lebih dulu disebut sebagai  Hoodie. Hoodie merupakan kaos lengan pendek  maupun lengan panjang dengan tudung kepala.  Nama hoodie diambil dari kata hood yang  berarti tudung. Hoodie biasa dipadu padankan  dengan jaket maupun sweater, tapi bukan hal  yang mengherankan bila masih ada jenis pakaian lain yang terdapat hoodie. Awalnya istilah hoodie mulai populer pada  tahun 1990-an, namun sebenarnya hoodie sudah  ada lebih dari berabad-abad yang lalu. Hoodie  pada awalnya adalah pakaian formal untuk  biarawan Katolik. Kemudian Perusahaan  Champion menggunakan hoodie sebagai seragam  bagi para buruh pabrik makanan beku di New  York. Popularitas hoodie mulai menanjak  ketika seorang desainer pakaian olah raga  bernama Claire McCardell menggunakan hoodie  pada seluruh koleksi desain pakaian olah  raganya. Pada tahun 1970-an, hoodie semakin populer seiring booming-nya aliran musik  hip-hop. Hampir seluruh hip-hopers  menggunakan busana berhoodie, karena bagi  mereka hoodie dianggap sebagai simbol  anonimitas, karena hoodie bisa menyembunyikan  wajah dan indentitas mereka dari orang lain.

            Simpelnya Hoodie adalah sweater yang memiliki  penutup kepala. Hoodie berasal dari bahasa  Inggris Hood yang artinya dalah tudung  (penutup kepala), jadi sudah jelas mengapa  dinamakan Hoodie. Hoodie biasanya memiliki  desain dengan kantong atau saku pada bagian  depan, dan memiliki tali untuk menyesuaikan  penutup kepalanya. Pada bagian depan Hoodie  memiliki zipper dan ada juga yang tanpa  pembuka di depannya seperti pullover pada  sweater. Hoodie juga biasa dipakai pada saat  jogging atau berolahraga agar suhu tubuh  meningkat.

          Dari artikel di atas secara tidak langsung  kita dapat mengetahui perbabedaan antara  Sweater dan Hoodie. Kalau Sweater adalah  penghangat badan yang memiliki bahan lebih  halus dibandingkan jaket, biasanya berbahan  rajut. sedangkan Hoodie adalah sweater yang  memiliki penutup kepala.